Menikah...
Adalah salah satu ibadah yang sangat di nanti setiap manusia.
Memang, karena menikah selain mendapat pahala juga merupakan ibadah ternikmat bagi kebanyakan manusia.
Berharap untuk cepat dewasa agar segera merasakan bagaimana bahtera rumah tangga yang akan di bina. Juga mahligai cinta seperti apa yang hendak di bangun bersama. (Inilai yang sempat ku tilik dari percakapan teman-temanku sebaya 😊).
Tapi Menikah...
bukan cuma romantisme semata.
juga tak hanya manis yang di rasa.
asam garam rumah tangga tak luput dari kisah asmara yang di jalin oleh dua manusia. Dan tak satupun manusia hidup tanpa ujian yang di berikan oleh Allah azza wa jalla.
Sakinah Mawaddah juga Warahmah.
Merupakan sesuatu yang pasti diharapkan agar tercipta dalam tali pernikahan nantinya.
Tak hanya itu.
Manhaj yang sama juga merupakan salah satu syarat demi keselamatan dalam keluarga kecil yang nanti akan di bina.
Bedanya manhaj adalah sesuatu yang berbahaya dalam tali pernikahan.
Bisa-bisa akibat beda nya pemahaman dalam beragama antara suami dan istri dapat menarik pasangannya itu ke pemahaman yang menyimpang.
Tak hanya itu, berbeda nya manhaj bagi dua sejoli ini juga akan berdampak pada si anak.
Anak adalah peniru ulung, apa yang dilihat pasti bakal di jiplak. Perbedaan pendapat/ cara beragama orang tua tak menutup kemungkinan bahwa kebingungan anak pasti melanda.
Sebagai wanita yang tengah menanti.
Tak pelak aku berharap bahwa yang nanti datang ialah dia yang baik agama dan perangai nya.
Juga manhaj salafus shalih yang dalam genggamannya.
📝(Ummu Sumayyah)
Amalia Permata
02 Jumadil Awwal 1440 H| 08 Januari 2019 M
Adalah salah satu ibadah yang sangat di nanti setiap manusia.
Memang, karena menikah selain mendapat pahala juga merupakan ibadah ternikmat bagi kebanyakan manusia.
Berharap untuk cepat dewasa agar segera merasakan bagaimana bahtera rumah tangga yang akan di bina. Juga mahligai cinta seperti apa yang hendak di bangun bersama. (Inilai yang sempat ku tilik dari percakapan teman-temanku sebaya 😊).
Tapi Menikah...
bukan cuma romantisme semata.
juga tak hanya manis yang di rasa.
asam garam rumah tangga tak luput dari kisah asmara yang di jalin oleh dua manusia. Dan tak satupun manusia hidup tanpa ujian yang di berikan oleh Allah azza wa jalla.
Sakinah Mawaddah juga Warahmah.
Merupakan sesuatu yang pasti diharapkan agar tercipta dalam tali pernikahan nantinya.
Tak hanya itu.
Manhaj yang sama juga merupakan salah satu syarat demi keselamatan dalam keluarga kecil yang nanti akan di bina.
Bedanya manhaj adalah sesuatu yang berbahaya dalam tali pernikahan.
Bisa-bisa akibat beda nya pemahaman dalam beragama antara suami dan istri dapat menarik pasangannya itu ke pemahaman yang menyimpang.
Tak hanya itu, berbeda nya manhaj bagi dua sejoli ini juga akan berdampak pada si anak.
Anak adalah peniru ulung, apa yang dilihat pasti bakal di jiplak. Perbedaan pendapat/ cara beragama orang tua tak menutup kemungkinan bahwa kebingungan anak pasti melanda.
Sebagai wanita yang tengah menanti.
Tak pelak aku berharap bahwa yang nanti datang ialah dia yang baik agama dan perangai nya.
Juga manhaj salafus shalih yang dalam genggamannya.
📝(Ummu Sumayyah)
Amalia Permata
02 Jumadil Awwal 1440 H| 08 Januari 2019 M