Minggu, 11 November 2018

Ketika Futur Melanda

Wahai diri...
Jangan menganggap remeh dengan keadaan mu sekarang.
Jangan menganggap enteng bila kau merasakan bahwa kau sudah jarang hadir kajian.
Niat awal mu dulu adalah hijrah, yang ingin berubah menjadi sebaik-baiknya hamba.

Wahai diri
Jangan kau diam dan berhenti.
Karena tak kah kau sadari, betapa sulitnya untuk bangkit lagi bila engkau sudah terjatuh berkali- kali.

Dapat diambil contoh
Apabila kau mendaki gunung yang tinggi.
Kemudian kau sudah meniti jauh sekali.
Tiba-tiba kau terjatuh ke bawah lagi.
Apakah kau langsung mendaki kembali dan bisa mencapai ke ketinggian yang telah kau capai tadi?

Sungguh sulit itu terjadi.
Ketika letih telah melanda, tak akan mungkin kau bisa mendaki lagi.

Sama hal nya dengan iman dan takwa.
Sangat sulit itu untuk di ubah, pabila kita diam tanpa usaha.
Maka dari itu ketika futur melanda, ingatlah hari dimana engkau mengenal dakwah, hari dimana engkau berkumpul bersama orang shalih shalihah.

Hijrah itu ibarat meniti anak tangga.
Dimana kita sedikit demi sedikit melangkah demi mencapai puncaknya.
Bukan malah diam tanpa ada perbaikan dalam setiap jengkal langkahnya.

📝(Ummu Sumayyah)
02 Rabiul Awwal 1440 H|10 November 2018 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar