Impian...
Semua orang pasti memilikinya.
Begitu besar khayalan dan berharap agar semuanya dapat tercapai.
Tertatih tatih demi menggapai semua mimpi.
Sampai sibuk berkhalwat kepada illahi demi tergapainya semua mimpi.
Tapi...
Apakah harus mengedepankan ego pribadi ?.
Dengan tidak memikirkan seperti apa keadaan di sini ketika pergi jauh meninggalkan sanak family.
Apakah air mata itu harus di relakan tuk terbuang ?.
Menyimpan sesaknya akan kepergian si buah hati.
Dan bagaimana menahan rindu ketika jarak mulai terhampar.
Apa yang kan terjadi bila semua yang di kerjakan tanpa adanya restu dari ummi wa abati ?.
Kini..
Sudah saatnya ku kubur semua mimpi.
Menamatkan semua cerita akan niat untuk pergi jauh menjelajahi pulau sebrang.
Dan ku relakan semua agar tak menyisakan pilu yang meradang.
Ibu,,,
Aku melihat jerih payah yang kau lakukan demi aku anakmu.
Sepeninggalnya ayah, kau lah yang mengorbankan tenaga mu dalam mengais rezeki.
Juga melihat kakak-kakak yang sudah merelakan uangnya habis demi menyelesaikan pendidikan aku sebagai saudari nya ini.
Baiklah...
Tanpa ada restu dari kalian.
Tak kan aku melangkah dan memaksakan semua inginku agar tercapai.
Kan ku pegang janjiku bahwa,
Ku kubur semua mimpi demi tetap bersama ummi.
04 Jumadil Akhir 1440 H | 09 Februari 2019 M
(Ummu Sumayyah)
Curahan hati karena tak dapat izin ke STDI :)
Semua orang pasti memilikinya.
Begitu besar khayalan dan berharap agar semuanya dapat tercapai.
Tertatih tatih demi menggapai semua mimpi.
Sampai sibuk berkhalwat kepada illahi demi tergapainya semua mimpi.
Tapi...
Apakah harus mengedepankan ego pribadi ?.
Dengan tidak memikirkan seperti apa keadaan di sini ketika pergi jauh meninggalkan sanak family.
Apakah air mata itu harus di relakan tuk terbuang ?.
Menyimpan sesaknya akan kepergian si buah hati.
Dan bagaimana menahan rindu ketika jarak mulai terhampar.
Apa yang kan terjadi bila semua yang di kerjakan tanpa adanya restu dari ummi wa abati ?.
Kini..
Sudah saatnya ku kubur semua mimpi.
Menamatkan semua cerita akan niat untuk pergi jauh menjelajahi pulau sebrang.
Dan ku relakan semua agar tak menyisakan pilu yang meradang.
Ibu,,,
Aku melihat jerih payah yang kau lakukan demi aku anakmu.
Sepeninggalnya ayah, kau lah yang mengorbankan tenaga mu dalam mengais rezeki.
Juga melihat kakak-kakak yang sudah merelakan uangnya habis demi menyelesaikan pendidikan aku sebagai saudari nya ini.
Baiklah...
Tanpa ada restu dari kalian.
Tak kan aku melangkah dan memaksakan semua inginku agar tercapai.
Kan ku pegang janjiku bahwa,
Ku kubur semua mimpi demi tetap bersama ummi.
04 Jumadil Akhir 1440 H | 09 Februari 2019 M
(Ummu Sumayyah)
Curahan hati karena tak dapat izin ke STDI :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar